"muslimah sejati"............."aurat di awasi"................."pergaulan dipagari"............."solat pengikat diri"............."alQuran teman berarti"............."akhlak indahberseri"..........."sipat malu penyinar diri"

Ijangan sia2 kn waktumu

WANITASOLEHA

Wanita solehah itu aurat dijaga, Pergaulan dipagari, Sifat malu pengikat diri, Seindah hiasan di dunia ini. Keayuan wanita solehah itu, tidak terletak pada kecantikan wajahnya , Kemanisan wanita solehah , tidak terletak pada kemanjaannya, Daya penarik wanita solehah itu , Bukan pada kemanisan bicaranya yang menggoncang iman muslimin, Dan bukan pula terletak pada kebijaksanaannya bermain lidah, mebujuk rayu , Bukan dan tidak sama sekali. Keistimewaan wanita solehah , Bukan pada barang kemas atau perihal orang lain, Tapi pada perjuangannya meningkatkan martabat agama. Nafsu mengatakan wanita cantik dengan paras rupa yang indah bak permata yang menyinari alam, Akal mengatakan wanita cantik atas kemajuan dan kekebalannya dalam ilmu serta pandai dari segala aspek , Hati menyatakan kecantikan wanita hanya pada akhlaknya, Itupun seandainya hati itu bersih untuk menilai. Wahai wanita jangan bangga dengan kecantikan luar , Kerna satu hari nanti ia akan lapuk ditelan zaman

Rabu, 15 Juli 2009

Cam Saat Chat Perlukah?

Tulisan ini tadinya mau saya post di Tagged, tapi ternyata di sana tidak muat. Terpaksa deh dilarikan ke Bloks. Hikz... Ternyata jatah di Tagged hanya sedikit charakter saja.

CAM. Kata yang terdiri dari tiga huruf ini tentu bukanlah sesuatu yang asing bagi Anda yang sering chating. Sebuah video yang menampilkan wajah kita dilayar monitor.
Entah mengapa, bagi sebagian orang, benda satu itu sangat penting untuk dimunculkan ketika sedang chat dengan lawannya.

"Ya kan biar kita tahu seperti apa orang yang chat dengan kita."
"Masa sih kita tidak tahu orang yang sedang berbincang dengan kita?"
"Tidak puas, kalau tidak melihat wajahnya."
"Kalau menurutku kalau pake cam lebih afdol gitu."
"Mbak katanya nihh, klo lagi ngomong ma orang, klo nggak liat lawan bicara kurang sopan..."
Begitu alasan mereka ketika saya tanya mengapa harus ada cam, webcam.
Sedangkan bagi saya sendiri, penggunaan webcam terlalu merepotkan.
Namun bukan itu alasan utama mengapa saya selalu menolak jika ada yang meminta cam, webcam. Tetapi lebih pada menjaga.
Muncul pertanyaan, "Apanya yang perlu dijaga? Kita tidak ngapa-ngapain kok.
Hanya melihat saja."
Oh ya? Yakin? Dari pengalaman yang pernah terjadi pada saya, ketika masih suka menuruti permintaan view cam, terjadi komentar-komentar yang seharusnya hanya boleh dilakukan oleh sosok yang memang telah disyahkan untuk mengomentari tubuh kita.
Yang telah dibenarkan menatap wajah kita.
Dengan demikian, satu kesimpulan di sana. Memview cam wanita yang bukan mahromnya menyebabkan timbulnya fitnah.
Menyebabkan maksiat mata.
Bahkan menimbulkan PIKTOR! Bagi laki-laki (tidak semua, MUNGKIN).
Tentu saya tidak bisa menyalahkan yang berkomentar, karena kunci dari semua itu ada pada wanitanya. Jika kita (wanita) tidak mau menimbulkan fitnah seperti yang saya sebutkan diatas, tentu kita tidak akan membiarkan cam kita diview oleh ikhwan yang tidak halal bagi kita.
Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat". [QS: An-Nur: 30]
INTInya, Man Teman, jika saya tidak memberikan permintaan antum untuk memview cam saya, itu bukan karena saya sombong atau keterlaluan.
Tapi, itu demi kabaikan bersama.
Itu tandanya, saya menyayangi antum. Walau sebenarnya saya bukan tidak membuka cam lagi, kadang saya masih melakukannya, tapi hanya untuk teman wanita saya (tidak sembarang teman juga sih), dan juga keluarga.

"Mas boleh kenal? Secakep apa sih orangnya? Cam dong." Dan cam diapun meluncur dengan mulusnya, wajah-wajah cantik dengan rambut bermacam-macam (jahat ya ayu?). Senangnya, mereka tidak marah biarpun ayu bilang ga da cam
"

2 komentar:

  1. Alhamdulillah Ayu sdh bisa menempatkan sesuatu tepat pada tempatnya, karena apa..
    من وضع شيئ في غير محا له فهو خيا نة.
    Barang siapa yg menempatkan sesuatu bkn pd tempatnya maka Dia telah berbuat khianat...

    BalasHapus
  2. terima kasih ini semua atas bimbingan ayah purwa

    BalasHapus

Do'a Dikala ragu akan dirinya

Ya Allah... Seandainya telah Engkau catatkan dia akan mejadi teman menapaki hidup Satukanlah hatinya dengan hatiku Titipkanlah kebahagiaan diantara kami Agar kemesraan itu abadi Dan ya Allah... ya Tuhanku yang Maha Mengasihi Seiringkanlah kami melayari hidup ini Ke tepian yang sejahtera dan abadi Tetapi ya Allah... Seandainya telah Engkau takdirkan... ...Dia bukan milikku Bawalah ia jauh dari pandanganku Luputkanlah ia dari ingatanku Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku Dan peliharalah aku dari kekecewaan Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti... Berikanlah aku kekuatan Melontar bayangannya jauh ke dada langit Hilang bersama senja nan merah Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya Dan ya Allah yang tercinta... Gantikanlah yang telah hilang Tumbuhkanlah kembali yang telah patah Walaupun tidak sama dengan dirinya.... Ya Allah ya Tuhanku... Pasrahkanlah aku dengan takdirMu Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan Adalah yang terbaik buatku Karena Engkau Maha Mengetahui Segala yang terbaik buat hambaMu ini Ya Allah... Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku Di dunia dan di akhirat Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini Jangan Engkau biarkan aku sendirian Di dunia ini maupun di akhirat Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup Ke jalan yang Engkau ridhai Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh Amin... Ya Rabbal 'Alamin

Islamic Widget

Blogger Templates

MySpace Layouts